KALAM HIKMAH KETUA PC JRA DEMAK

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله وكفى والصلاة والسلام على النبى المصطفى وعلى اله واصحابه اهل الوفاء والتابعين ومن بهداهم اقتفى


Yang sangat kami hormati, man ajazana Gus Allamah Alauddin. Pengurus JRA dari tingkatan yang paling atas sampai yang paling bawah. Seluruh praktisi JRA se Dunia khususnya praktisi JRA kab. Demak.



Alhamdulillah puji syukur kami sampaikan ke hadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat-Nya, atas petunjuk-Nya, atas kuasa-Nya, dan tentu atas idzin-Nya kita semua dipertemukan dalam wadah yang penuh berkah dan insya Allah membawa karamah bagi setiap orang yang Ikhlas khidmah di dalamnya dalam rangka li i’lai kalimatillah. 


Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan ke pangkuan kanjeng Nabi Muhammad SAW beserta keluarga serta sahabat-sahabatnya. Amin


Atas nama Pengurus Cabang Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Demak, kami berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar JRA Demak khususnya Tim Media Center JRA Demak. Karena atas curahan tenaga, fikiran, waktu, dan semuanya, website JRA Demak ini telah kembali dioperasikan dengan tampilan yang bagi saya pribadi sangat luar biasa.


Semua ini tidak lain adalah sebagai salah satu wasilah khidmah serta da’wah di tengah-tengah masyarakat yang moderen seperti saat ini. Disamping tetap menggunakan metode-metode dakwah yang konvensional dan tradisional. Harapannya adalah agar dakwah JRA khususnya JRA Demak dapat tersampaikan kepada seluruh elemen masyarakat.


Menggiatkan kembali media sosial, baik facebook, instagram, tweeter, dll termasuk website ini adalah salah satu instruksi dari Abuya Prof. Dr. KH. Sa’id Aqil Siraj (Ketua Umum PBNU) “Anak Muda harus menguasai media dakwah, antara lain medsos, internet, IT”. Bahkan Beliau menyitir salah satu Ayat Al-Qur’an surat Al-Nahl ayat 125


ٱدۡعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلۡحِكۡمَةِ وَٱلۡمَوۡعِظَةِ ٱلۡحَسَنَةِۖ وَجَٰدِلۡهُم بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُۚ 


Hikmah bisa dilakukan dengan medsos, mauidhoh hasanah bisa dilakukan melalui google, youtube, dan mujadalah bisa dilakukan dengan internet. Kalau kita tidak menguasai itu, kita kalah. Wahabi menggunakan internet, kalau kita tidak bisa balas dengan internet lagi, kalah kita.


Kurang lebih seperti itu kalimat Beliau mendifinisikan pentingnya dakwah melalui media sosial. 


Founder JRA Gus Allamah Alaudin pun mendorong khususnya Pengurus JRA di tingkatan masing-masing agar menggerakkan media sosial untuk berdakwah. Sehingga Beliau mewajibkan seluruh pengurus JRA minimal mulai Pengurus Cabang sampai tingkatan tertinggi yaitu Pengurus Pusat agar menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah.


Begitu juga di Demak, kami sangat mendorong seluruh praktisi JRA Demak agar memanfaatkan media sosial sebagai salah satu sarana dakwah. Pengurus Cabang telah memberikan contoh, mulai dari Youtube, Facebook, website, Tweeter, Instagram, Whatsapp kita punya. Bahkan saya sendiri juga mempunyai banyak platform media sosial aktif yang saya gunakan sebagai media dakwah.


Teringat dawuh Abuya KH Munawar Sujud (Pengasuh PP. As-Sujuudiyyah Tembiring Bintoro Demak), Beliau selalu menekankan agar santri-santrinya berusaha semaksimal mungkin menjadi orang yang bermanfaat.


خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ


Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (lainnya)


Maka dari itu, sekali lagi atas nama Pengurus Cabang JRA Demak dan atas nama pribadi, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginy atas lahirnya kembali website ini.


Selanjutnya, dalam rangka memotivasi diri saya sendiri dan semoga bisa menjadi motivasi untuk seluruh praktisi JRA Demak, kami sampaikan, teruslah bergerak, berjalan, dan melaju untuk berkhidmah mencari berkah dan Ridho Allah dimanapun, kapanpun dan dengan cara apapun. Karena Abuya KH Munawar Sujud juga tak henti-hentinya memberikan pesan kepada santri-santrinya agar hidup itu selalu mencari berkah. Kalimat yang masih sangat kami rasakan adalah


اَلْإِسْتِقَامَةُ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ كَرَامَةِ....... وقال "وَكَذَالِكَ بَرَكَةٌ


Istiqomah adalah lebih baik daripada seribu karomah,,, begitu juga barokah (lebih baik daripada seribu karomah)


Tentunya dalam rangka khidmah dan mencari berkah ini tidaklah mulus, tentunya akan banyak sekali rintangan dan cobaan. Tidak menutup kemungkinan Allah memberikan ujian justru melalui keluarga sendiri, mungkin terlalu enteng kalau diuji melalui orang lain. haha. Tetapi bukankah, rumusnya memang begitu?


وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءٖ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٖ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ 


Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. 


Tetapi dibalik semua itu, ada rencana yang indah yang dipersiapkan Allah kepada orang-orang yang sabar


وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ أُوْلَٰٓئِكَ عَلَيۡهِمۡ صَلَوَٰتٞ مِّن رَّبِّهِمۡ وَرَحۡمَةٞۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُهۡتَدُونَ  


Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun"Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.


Maka pertanyannya adalah sampai mana batas kesabaran  kita dalam menerima ujian dari Allah SWT???, padahal sabar itu tidak berbatas dan bertepi.


كلمة الإختتام tetap SEMANGAT MENDAKWAHKAN AL-QUR’AN SEBAGAI SYIFA’ BERSAMA NAHDLATUL ‘ULAMA


والله الموافق الى أقوم الطريق

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


TTD

KETUA JRA DEMAK